Text
MASA DEPAN ILMU EKONOMI sebuah tinjauan islam
Chapra, M. Umar (1993) adalah warga negara Saudi Arabia, hingga sekarang ia masih menjabat sebagai peneliti senior di Islamic Research and Training Institut (IRTI) Islamic Development Bank (IDB). Sebelum bergabung dengan IRTI pada bulan November 1999, ia bekerja pada Saudi Arabian Monetary Economic Advisor selama 35 tahun. Selain itu, ia juga mengajar di United State, tepatnya pada Universities of Development Economics dan Islamic Research Institute. Ia telah ikut berkontribusi dalam usaha pengembangan ekonomi dan keuangan Islam sejak tiga dekade terakhir dalam bentuk 12 karyanya tersebut, ia mendapatkan beberapa penghargaan, diantaranya dari Islamic Development Bank pada Ilmu ekonomi dan penghargaan King Fayshal International pada bidang Studi Islam, keduanya pada tahun 1989.
Ilmu ekonomi islam mempunyai potensi besar karena lingkupnya yang jauh lebih luas. Ia tidak menyertakan variable-variabel ekonomi belaka, tetapi juga memasukan variable-variabel moral, social, politik, dan sejarah dengan model dinamika politik dan sosioekonomi Ibnu Khaldun. Ilmu ekonomi Ilsam telah mengalami kemajuan yang cukup besar sesudah kebangkitannya pada masa modern. Juga dirasakan adanya suatu perubahan arah untuk memungkinkannya membantu dunia Islam mewujudkan visi Islam. Apa itu visi islam, apa kelemahan-kelemahan ilmu ekonomi islam dan arah mana yang diperlukan untuk perjalanannya di masa depan, semua pembahasan itu tertulis di buku ini.
Kajian terobosan ini memiliki lima kerakteristik utama. Pertama, kajian ini merupakan kritik ilmiah dan simpatik terhadap ilmu ekonomi arus utama, ditinjau dari sudut ekonomi dan moral. Sebagai seorang ekonom professional, penulis menyadari kegunaan dan juga keterbatasan ilmu ekonomi karena ia berkembang dalam konteks kapitalitas barat. Kedua, kajian ini membuat suatu usaha sistematis untuk membawa kembali focus ilmu ekonomi kepada persoalan-persoalan pemerataan dan keadilan, tanpa memperlamah keprihatinan terhadap efisiensi. Ketiga, penulis meletakan ilmu ekonomi islam dalam tataran ilmu ekonomi, ia tidak melihat problem ekonomi Islam sebagai spesies terpisah. Keempat, kajian ini telah menjelaskan secara singkat, tetapi padat dan tingkat tinggi tentang ilmu ekonomi islam. Kelima, ini merupakan pertama kalinya seorang ekonom islam melihat secara kritik sejarah ekonom muslim dengan suatu pandangan untuk melihat apa yang salah dalam perjalanan sejarah kita dan bagaimana kebangkitan riil dan pembangunan sosioekonomi yang berkesinambungan dapat dicapai dimasa depan.
Pesan buku ini adalah bahwa ilmu ekonomi membutuhkan pengayaan moral dari perspektif Islam sehingga ia benar-benar berguna bagi umat manusia dalam mencari tatanan dunia yang adil. Kaum muslimin juga perlu lebih serius mengenal sejarah ilmu ekonomi, dan kekurangan-kekurangannya jika ia ingin membuka lembaran kehidupan baru. Kita semua harus siap menghadapi fakta yang kuat dan mencoba untuk membuang angan-angan dan omong kosong.
Tidak tersedia versi lain